Tampilkan postingan dengan label Ejis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ejis. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 September 2014

Kecil Peluang di SNMPTN

Minggu tertanggal 140914 gue meetup sama Ekkkkk yang setelah sebulan lebih nggak ketemu. Gaya banget emang, biasanya juga berbulan-bulan gak ketemu biasa aja. Hahaha. Oke. Ceritanya gue janjian jam 10 kurang 15 di SLG (Simpang Lima Gumul). Niatnya berangkat jam 9 lewat 15 dari rumah, tapi jadi jam setengah 10 kurang 5 baru berangkat. Otomatis sampe SLG jam 10 pas. Gue telat lagi. Hehehe.

Ekkkkk nunggu gue di kiri jalan. Setelah ketemu, motor gue dititipin di tempat parkir SLG dan gue ke PG bareng dia. Oh iya, ceritanya hari ini gue mau konsultasi tentang SNMPTN. Biasa, anak SMK Swasta yang masih ngotot dan pengen banget masuk PTN. PG nya ada di Gurah, nggak jauh-jauh amat dari SLG. Sampe disana, gue ketemu bapak yang Ekkkkk ceritain. Gue salim dan duduk. Jaga image itu yang penting.

Mulailah gue mengeluarkan keluh kesah gue yang masih pengen PTN ke bapak itu. Dan, what’s he said? He said…

Begini mbak. Mbak tau kenapa anak SMA dan SMK itu beda? Karena dari awal tujuan mereka sudah beda. SMA tujuannya meneruskan ke perguruan tinggi. Sedangkan SMK, tujuannya kerja. Waktu seleksi, pihak PTN juga banyak memilih dari SMA. Kecuali kalau memang ada anak SMK yang memang kemampuannya diatas rata-rata.

Dan ini kurang lebih ada percakapan antara gue dan guru dari PG itu.

“Jadi kemungkinan saya lolos SNMPTN itu kecil ya, Pak?”
“Iya. Kecuali kalau kamu punya kemampuan diatas rata-rata. Apa lagi kamu farmasi.”
“Emang kenapa kalau farmasi, Pak?”
“Farmasi itu jurusan besar, Mbak. Susah masuk Farmasi yang PTN.”
“Kalau saya pilih jurusan lain di SNMPTN nanti bisa, Pak?”
“Nggak bisa, Mbak. Harus sesuai dengan jurusan di SMK nya."
"Oh gitu ya, Pak."
"Di PTN yang Mbak mau ada kakak kelas Mbak disana?"
Gue menggeleng lemah. Itulah. Bapak itu bilang, kalau kakak kelas nggak ada yang dapet disana bakal susah dan ada 3 point yang kosong di penilaian SNMPTN.

Gue lirik Ekkkkk dengan muka datar, polos bekas tamparan di pipi kanan-kiri. Berasa ditampar buat sadar kalau SNMPTN jauh gue raih. Pandangan gue, abis lulus terus cari kerja dan kuliah di PTS yang nggak kalah bagus dari PTN. Ya cuma itu. Nggak ada uang? Kerja aja dulu. Ya beginilah anak SMK.

Sekali lagi, gue nggak pernah nyesel masuk SMK ini. I’m proud to my school. Because? My school in 3rd position in grade for UNAS all VHS Pharmacy in East Java last year. So? Artinya sekolah gue nggak cuma jago di farmasinya tapi di UNAS juga. Okelah. Gue terima kalau SNMPTN cuma jadi mimpi yang kemungkinan kecil bisa terwujud.

Pulang dari PG, unmood juga. Yaudahlah. Gue sama dia ke taman SLG. Duduk-duduk, ngobrol. Cerita-cerita. Kritik orang-orang yang lewat. Terus sampe akhirnya foto-foto pake fisheye nya sodara dia. Nih hasilnya. Jadi nggak unmood uyeah.


Gue sempet denger Ekkkkk ngomong “Sti, nggak pengen posting tentang hari ini?”. Tuh udah yaaaa. Emang gue pengen posting kok sebelum lo bilang walaupun pas gue tanya langsung nggak-nggak. Hahaha. Dan inti dari hari ini, gue bakal ada dibalik layar. Suport Ekkkkk biar lolos SNMPTN. Ikut seneng kalo dia bisa lolos. Manajemen yaaaa?
Sudah ah. Next time bakal ada postingan lagi, bakal bahas tentang AI(Alih Informasi) yang bakal di adain HARI SABTU GAAAYYYYSSS. Kelompok dua bahas hipertensi. Mangat eaaaaak. HAHAHAHA~

Minggu, 07 September 2014

Wilujeng Sumping



Welcome. Selamat datang. Wilujeng sumping. Sugeng rawuh. Dan masih banyak lagi dua kata "Selamat Datang" di bahasa asing. Welcome to September. Yeah. Pas banget tanggal 1 kemaren gue pertama kalinya masuk sekolah setelah PKL selama dua bulan. Gue jadi banyak tambah ilmu dan pengalaman berkat PKL. Mau bilang makasih dulu buat Kimia Farma 175 Surabaya dan RSU Haji Surabaya.

Setelah ada di awal September. Dan sekaranglah gue menyadari bahwa gue udah kelas 3. Udah duduk di tahun akhir sekolah. Itu artinya gue bakal ngadepin ujian-ujian. Entah itu ujian akhir, praktek, dan lain sebagainya. Dan bolospun terpaksa gue hilangkan dari daftar reward Astiowati Hanifah di sekolah untuk kelas 3 ini. Karena ekkkkk udah nyuruh gue buat berhenti bolos. Temen-temen kelaspun begitu.

Ekkkkk? Hahaha. Ya gue juga mau ngucapin "Sugeng rawuh" ke dia. Selamat datang di dunia gue yang abstrak. Dunia gue yang beda dari yang lain. Dunia gue yang... penuh dengan mimpi. Gue berharap dia bisa betah di istana kecil gue. Bertahan dengan dunia yang sebelumnya belum pernah dia dapet. Intinya... Just the way you are. Sama lo gue optimis sama semua mimpi gue. Sama lo gue bisa ngomong semua yang ada di pikiran gue tanpa pamrih. Tsaaaah. Oh iya cek soundcloud gue singing Just The Way You Are nya Bruno Mars ya https://soundcloud.com/astiowati-hanifah/just-the-way-you-are-by-astiowati-hanifah

Dan ada satu hal yang perlu gue ucapkan SELAMAT DATANG. Oke. Ehem-ehem. Cek-cek.



Selamat Datang Kurikulum 2013
 
Gue sujud syukur waktu dikasih tau angkatan gue nggak pake sistem kurikulum 2013. Horeeeey. Why? Because at Kurikulum 2013 there Javanese. HAHAHAHA. Alhamdulillah nya gue nggak kena sama sekali pelajaran itu. So? Gue nggak perlu siap-siap nyontek pas ulangan bahasa Jawa. Hihi. Buat ade-ade kelasku yang kusayangi. Selamat menikmati sistem Kurikulum 2013. Kalian harus lebih aktif dan semangat. Hidup ini indah kok {}

And see? Seperti yang ada di film Manusia Setengah Salmon "Kalau kita mau pindah ke tempat yang baru. Kita juga harus siap untuk ninggalin yang lama" . Kata Edgar "Pasti akan ada yang lebih baik di tempat yang baru" . Dan gue yakin dengan kata-kata ini.



Senin, 04 Agustus 2014

Nonton bukan Lontong



Buat yang fansnya Al-Ghozila, eh maksudnya Al-Ghazali pasti udah nonton film layar lebarnya Al yang judulnya “RUNAWAY”. Film ini bergenre romance dan action. Ada cinta-cintanya ada juga berantemnya. Disini bukan berarti berantem dalam pacaran, tapi berantem dengan geng mafia.

Yang bikin menarik dari film ini adalah lokasi pembuatannya yang berada di Negara Hongkong. Bukan karena lokasinya saja tetapi pemeran utamanya, Al, yang gantengnya bikin minta dipacarin sama dia. Dan pemeran dari cewenya ialah Tatjana Saphira. Pas banget memang mereka dijadikan sepasang kekasih di film ini. Sama-sama cakep.

Dari awal gue udah bisa nebak akhirnya gimana, gara-gara temen gue yang ngetweet tentang akhir dari film itu. Makanya mulai sekarang gue kesel aja kalau ada yang ngetweet akhir dari salah satu film yang lagi diputer di bioskop. Mau nonton jadi nggak seru. Dan Rabu kemarin gue nonton sama temen kenal di radio. Intinya gitu lah ya. Sebut aja namanya Najis, eh Ejis maksudnya. Gak percaya? Nih gue kasih foto tiketnya.
Bulu kakinya :( *salahpokus*

Awalnya nggak ada niat buat nonton, niatnya mau makan di salah satu mall swasta di Kediri. Tapi karena food court nya penuh. So? Kita cari makan diluar. Akhirnya ke parkiran. Sampe di parkiran, itu anak teriak nggak jelas. Karena emang suara motor jadi nggak kedengeran. Yang jelas ada O nya, gue ngira dia ngajak makan lontong. Gue bingung. Ini anak ngidam atau gimana? Motor gue sama dia tetep ditaro di parkiran. Gue sama dia keluar. Pas dia ngajak nyebrang, gue bingung. Nggak taunya dia tadi bilang NONTON, bukan LONTONG :’)

Yaudah kita masuk, bukan bioskop negeri macam XXI atau 21 si, Cuma bioskop swasta. Ada 5 film waktu itu, yang gue inget ada Transformer, Bajaj Bajuri, Hijrah Cinta, satu lagi pokoknya rada vulgar posternya dan Runaway itu. Gue diem. Nggak ada film yang gue suka soalnya. Eh dia ngajak nonton Runaway. Gue iyain aja lah. Lumayan liat cowo ganteng. Al ya maksudnya bukan si Ejis itu. Waktu itu jam 2 kurang, biasa lah gue sama dia itu klop soal gila-gilaan. Nunggu film itu gue gila-gilaan sama dia. Mau selfie tapi dia malu sama hapenya. Karena waktu itu yang selfie minimal pada make Samsung Note :''

Pas udah jamnya gue masuk sama dia. Depan, belakang, kanan, kiri itu kosong. Ya Cuma kita berdua. Sebelum film diputer kan biasanya ada cuplikan film lain, nah yaudah pas itu kita selfie. Untungnya hape dia ada flash nya ya. Nih hasil selfie gue bareng dia.

Selfie dulu

Filmnya itu sweet banget. Cerita tentang Al Ghazali as Musa yang suka sama Tatjana Saphira as Tala. Musa disini jadi anak orang kaya yang jadi andalan ayahnya buat nerusin perusahaan itu. Tala sendiri punya om yang kecanduan judi dan utangnya dimana-mana. Kebetulan lagu soundtrack film ini lagunya Al yang Kurayu Bidadari. Pas lagu itu ke-play Ejis nyanyi kenceng nyaingin speaker bioskop. Untung aja sampingnya dia sama gue nggak ada siapa-siapa. Mungkin doi juga sekalian flashback masa-masa doi deket sama gebetannya dulu. Hahaha. Ini ada dua adegan yang gue suka dari film ini.



Film mau abis. He’s touch his hand on my head (getok). Tenang aje si, kita sama-sama jomblo. Nggak bakal ada yang mau demo bawa-bawa obor ngajak keliling buat takbiran. That day so cute. Thank you buat Najis, eh ya ampu hilap, Ejis maksudnya. Kalian udah nonton Runaway? Nonton gih sanaaah. Hahaha. Okeeeee. Dadaaaaaaaahhhh.