Tampilkan postingan dengan label Lomba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lomba. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 Januari 2018

Lem Biru dengan ASUS X555QG : Notebook Mahasiswa Tingkat Akhir



Jujur aja, pertama kali gue punya notebook itu ya ASUS. Waktu itu gue baru masuk dunia SMK dan bokap ngasih gue notebook gede banget. Ya gue taunya kan notebook itu kecil, tapi ternyata ada juga yang gede. Hehe. Daaan, dulu gue gak tertarik sama spesifikasi dari notebook itu. Pokoknya dengan adanya notebook ini tugas-tugas gue bisa terbantu.

Notebook itu berwarna putih. Emang gue seneng banget kalau barang elektronik warna putih. Kesannya mewah. Begitu gue keluarkan laptopnya dari kardus. Gue yang cuma bisa melihat dengan mata berbinar. Ada dua bintang di mata gue. Ya kalau digambarkan dalam komik kayak gitu sih. Hahaha.

Nah, notebook ini udah nemenin gue selama hampir 6 tahun. Pertama kalinya sih gue punya barang awet. Ya setidaknya masih bisa nyala. Hehe. Walaupun sudah pernah ganti lcd karena pernah jatuh. Kipasnya kadang mati dan kadang nyala. Baterainya sudah bocor. Touch pad-nya udah gak berfungsi. Parahnya, keyboardnya juga kadang gak berfungsi! Sampe kemaren ngerjain laporan KKN, gue harus minjem notebook temen. Sudah terlalu tua si Putih. Gue kayaknya bener-bener ga bisa ngerjain skripsi nanti ditemani si Putih yang juga kadang mati mendadak. Tamat riwayat gue kalau sampe itu terjadi di saat gue lagi ngerjain skripsi :')

Kayaknya gue perlu lem biru si Putih dengan ASUS X555QG. Lempar beli baru. Selain sudah terlalu tua si Putih untuk menemani gue skripsian nanti, si Putih juga gak bisa menemani gue ngedit vlog gue. Emang ternyata si Putih gak kuat buat gue ajak edit vlog gue. Huft. Aduh si putih. Jawabannya ya ini, lem biru dengan ASUS X555QG. Lo tau gak apa yang bikin gue ngebet banget buat bisa punya ASUS X555QG ini? Penasaran ga? Cie kepo. Gak papa kepo, yang penting keponya menghasilkan informasi yang bagus buat lo. Asik!

Ini dia tampilan dari ASUS X555QG. Perbedaannya ada pada keyboard untuk angka berada di sisi kanan.

Kilauannya gak kuat bener deh. Pesonanya lebh unggul ASUS X555QG daripada doi.Eh. HEHE

ASUS X555QG ini menurut gue cocok sama gue yang statusnya nyaris sebagai mahasiswa tingkat akhir. Iya tingkat akhir. Tahun depan masanya angkatan gue buat wisuda. Sebagai mahasiswa apalagi tingkat akhir, gue harus mengerjakan tugas akhir dari kuliah gue, yaitu skripsi. Nah, ASUS X555QG ini bisa bantu gue dalam mengerjakan skripsi karena dengan menambahkan satu keping RAM berukuran 8GB bisa langsung wus wes deh pake ini notebook.

Tentunya, kalau abis ngerjain skripsi pasti ada rasa bosan. Asal jangan bosan kelamaan sih. Nanti gak kelar-kelar skripsinya. Hehe. Sebagai selingan untuk mengisi kebosanan ngerjain skripsi, notebook ini cocok loh buat gaming. Hal itu karena VRAM dari notebook ini 2GB pada kartu grafis Radeon R7 R5 M430 DX. Game-game kasual masa kini sudah bisa dinikmati oleh kalian. Yey!

Lagi-lagi menurut gue, jadi mahasiswa itu gak bisa cuma diam. Maksudnya, kuliah kostan kuliah kostan gitu. Millenials. Beda. Berkarya. Itu tagline dari Anti Corruption Youth Camp 2017. Hehe. Gue banyak belajar dari acara itu. Dan, selain belajar, sebagai millenials kita juga harus bikin karya! Ingat. Satu tindakan lo, bisa aja mempengaruhi orang-orang. Ya karya ini jadi jalannya. Buat diri kalian 'besar' karena karya bukan drama di media sosial. Benar, kan?

ASUS X555QG jawabannya. Selain bisa diajak ngebut ngerjain skripsi dan nge-game, juga wus wes digunakan dalam hal multimedia. Lo vlogger? Suka ngedit video? Atau lo anaknya desain grafis banget? Suka bikin desain apapun itu di notebook? Nah. Cocok banget kalau pake ASUS X555QG ini. Gue kalau punya notebook ini, gak mungkin gak berkarya. Sia-sia gak sih lo udah punya notebook canggih tapi gak ada karya yang bisa lo hasilkan? Kita millenials loh!

Satu lagi. Gue itu penggemar drama korea. Hehe. Eh, jangan sebut gue kpopers. Gue suka dramanya doang, gak sampe musik, bahkan kehidupan artisnya. Boro-boro itu, nama asli pemain suatu drama aja gue gak tau. Yang gue tau ya cuma Jong Suk, Min Ho, Joong Ki. Nah mereka doang yang gue tau. Sisanya? Gak tau. Hehe. Tapiiii, notebook ini kelebihannya bukan secara otomatis ada drama korea terbaru yang disimpan di satu folder sih. Hahaha.

ASUS X555QG ini punya kapasitas memori penyimpanan sebesar 1TB!!! Gue sih udah ngebayangin gue bisa menyimpan banyak data di dalamnya. Khususnya drama Korea. Beuh. Oh iya, vlog gue juga bisa dengan aman gue simpan. Gak bakal takut gak cukup karena memori penyimpanannya udah mantep banget!

Gue bakal nunjukkin ke kalian spesifikasi detailnya dari ASUS X555QG ini di bawah ya! Sssssssttt. Jangan kaget loh. Hihihi.


Main Spec.
ASUS X555QG
CPU
7th Gen AMD® APU A12-9720P (2M cache up to 3,6GHz) / AMD A10-9620P (2M cache up to 3,4GHz)
Operating System
Windows 10
Memory
8GB DDR4 2133MHz up to 16GB (Dual Channel Support)
Disk Drive
DVD-RW 8x
Storage
1.000 GB HDD 5400rpm
Display
15,6” Full HD (1366x768) 16:9 Anti Glare
Graphics
AMD Radeon™ Radeon R8 M435 DX / Radeon R7 + R5 430 Graphics
Input/Output
1 x Microphone-in/Headphone-out jack, 1 x VGA port/Mini D-sub 15-pin for external monitor, 3 x USB 3.0 port(s), 1 x USB 2.0 port(s), 1 x RJ45 LAN Jack for LAN insert, 1 x HDMI
Camera
VGA Web Camera
Connectivity
Integrated 802.11ac, BT 4.0 support
Audio
Built-in Speakers And Microphone, SonicMaster Lite Technology, ICE Power support
Dimension
38.2 x 25.6 x 2.58 cm (WxDxH)
Weight
2.20Kg with battery
Battery
2 Cells 37 Whrs
MSRP
Rp8.199.000 / 7.649.000
Warranty
2 Tahun Global

Gue sangat berharap bisa melalui masa menjadi mahasiswa tingkat akhir dengan menyenangkan bersama ASUS X555QG. Spesifikasi yang diberikan untuk notebook ini bener-bener jauh beda dengan si Putih. Hehe. Ya kalau bisa dapetin ASUS series semacam ASUS X555QG ini, kenapa harus beli? Hihihi.



Artikel ini diikutsertakan pada Blog Competition ASUS AMD - Laptop For Everyone yang diselenggarakan oleh bocahrenyah.com

Jumat, 15 Januari 2016

Media Sosial Menggeser Buku



 
Jaman sekarang memang sedang bangkitnya media sosial. Facebook sudah menjadi nomer satu di top pencaharian tentang media sosial. Disusul oleh Twitter, lalu Whatsapp. Ada Line, Path, Instagram, Snapchat, dan media sosial lainnya. Kalau kalian nggak punya salah satu di antara media sosial yang sudah disebutkan, pasti bisa dikatakan kudet oleh pengguna aktif beberapa media sosial tersebut.

Semua informasi memang sudah bisa didapatkan dari media sosial. Bagaimana tidak? Ingin mengetahui tentang pengetahuan dunia, kalian bisa cari akun media sosial yang memang membahas seputar pengetahuan dunia. Ingin membahas sejarah Islam maupun agama lainnya? Kalian bisa membaca sejarah tersebut di salah satu akun sosial media yang memang membahas tentang itu. Rasanya semua tentang ilmu apapun sudah bisa dicari dengan mudah melalui media sosial. Dari mulai ilmu tentang kesehatan, politik, ekonomi, bisnis, sampai ilmu agama pun ada akunnya di media sosial.

Inilah yang menyebabkan berkurangnya rasa malas membaca buku. Seseorang akan lebih memilih media sosial sebagai jendela ilmu. Padahal ada pepatah mengatakan buku adalah jendela ilmu. Rasanya pepatah tersebut lambat laun akan bergeser menjadi media sosial adalah jendela ilmu.

Mengapa mereka lebih memilih media sosial daripada buku? Yang pertama karena gampang dibawa. Seseorang yang suka dengan semua hal yang berbau tidak ribet, pasti ia lebih memilih membawa gawai (gadget) nya yang menjadi jendela ilmu. Selain tidak berat, gawai yang mereka punya biasanya berukuran kecil. Sehingga ketika bepergian mereka tidak perlu membawa tas yang agak besar karena buku yang mereka bawa.

Yang kedua karena ilmu-ilmu yang ada di media sosial tampilannya lebih fresh dibanding yang ada di buku. Di media sosial tentu saja cara menyampaikan ilmu-ilmunya menggunakan gambar dan animasi-animasi lain. Bagaimana dengan buku? Sebenarnya ada buku-buku tertentu yang menyajikan isi dari buku tersebut menarik dengan gambar dan tulisan yang tidak membosankan. Tetapi rata-rata buku memang membosankan untuk dibaca. Boro-boro dibaca, dilihat saja sudah malas.
Dua buku yang isinya menarik.

Dan terakhir karena media sosial bisa dijadikan bahan diskusi dibanding buku. Ketika mereka membaca buku, yang didapatkan hanya ilmu dan berhenti sampai di situ. Sedangkan di media sosial, mereka bisa melakukan diskusi dengan orang-orang tertentu yang ingin membahas tentang ilmu tersebut.
3 alasan mereka lebih memilih media sosial sebagai jendela ilmu dibanding buku memang benar adanya. Namun, ada satu hal penting yang dilupakan. Membaca melalui gawai dan buku tentu sensasinya akan berbeda. Membaca yang benar-benar bernama membaca itu tentu saja melalui buku. Membaca melalui gawai lebih bisa disebut searching.

Apa sih pentingnya membaca buku? Mungkin di sini ada yang ingin melanjutkan kuliah di Sastra Indonesia? Bila salah satu dari kalian ada yang berminat masuk ke dalam kelompok anak Sastra Indonesia, atau setidaknya sastra yang lain. Selamat! Kalian perlu memiliki hobi membaca. Di Sastra kalian dituntut lebih banyak membaca buku. Di sana kalian akan dikenalkan oleh novel-novel klasik yang tentu saja dengan bahasa melayu yang ada beberapa kalimat pasti tidak kalian mengerti dan harus benar-benar membacanya.

Banyak baca buku jadi cupu ah. Kata siapa? Banyak yang bilang punya hobi membaca buku itu seksi. Seksi di sini bukan terfokus pada badan yang ideal loh ya. Seksi di sini karena ia banyak ilmu karena membaca banyak buku. Contohnya saja, ada temanku yang menurut aku, buku itu sudah menjadi bagian hidupnya. Apa yang ia dapatkan? Ilmu yang berlimpah dan benar saja ia terlihat seksi dengan ilmu yang ia punya. Hmmm. Masih nggak mau jadi seksi berkelas tinggi?


Atau di sini ada yang mau jadi penulis? Hahaha. Selamat! Kalian perlu punya hobi membaca buku. Ambil contoh sederhananya saja. Kalian ingin menjadi penulis novel seperti Lexie Xue, Pidi Baiq, Tere Liye, Asma Nadia, Ilana Tan. Tentu saja penulis yang baik adalah pembaca yang baik. Semakin kalian banyak membaca novel-novel yang bergenre sama dengan novel yang ingin kalian tulis, semakin baguslah tulisan kalian di calon novel kalian nanti. Nggak percaya? Coba saja.

Kalau novelnya sudah jadi, pasti bingung deh, mau kirim ke penerbit mana ya. Hmmmm. Langsung aja kirim ke Stiletto Book, oh iya ini penerbit buku perempuan loh. Jadi untuk novel yang target pembacanya perempuan saja nih. Untuk target pembaca yang lain? Maap-maap aja nggak bisa kirim ke penerbit ini. Hihi.

Udah ada Stiletto Book, penerbit buku perempuan paling kece dan bakal bikin buku kamu ada di seluruh indonesia. Masih males buat baca buku biar bisa buat buku yang keren? Yuk ah mulai sekarang ubah pikiran hobi baca itu cupu jadi hobi baca itu seksi.
Dari SD koleksi buku :)



Nama Lengkap : Astiowati Hanifah
Akun Media Sosial :
- twitter/instagram : astiowatih
- facebook : Astiowati Hanifah
Alamat E-mail : astiowatihanifah@rocketmail.com

Selasa, 13 Oktober 2015

Pacarku Miskin Pulsa



Sumber Gambar


Jadi status gue saat ini Long Distance Relationship atau biasa kalian dengernya dengan sebutan LDR.  Kunci sukses dari LDR itu sendiri menurut gue percaya, emang bener. Kalo kalian LDR tanpa percaya sama pasangan, paling seminggu udah putus. Atau malah baru sejam LDR putus, kayak temen gue banget. Oke gue gak akan ngebahas tentang temen gue yang playboy cap kapak itu. Penasaran nggak namanya siapa? Udahlah gue nggak mau bahas dia.

Selain percaya, ada satu kunci utama LDR, yaitu ada pulsa. Gue nggak pernah kehabisan pulsa. Pernah sih, tapi itu sengaja gue nggak isi pulsa karena lagi ngambek sama pacar. Walaupun pada akhirnya sang pacar nggak peduli mau gue ngambek, jungkir balik, jatoh dari lantai 25.Ya pokoknya gitulah. Sekarang jamannya udah serba gampang. Nggak kayak dulu yang adanya pulsa voucher, harus digosok dulu terus masukkin nomer-nomer yang kurang lebih ada 15 angka, lalu pulsa kalian bakal masuk.  Sekarang dimana-mana pulsa elektrik. Serius. Kalo kalian nyari pulsa yang bentuknya voucher, pasti kalian akan ditertawakan, dikucilkan, diremehkan, lalu dibuang. Nggak sampe begitu juga si.

Sebagai anak kos, gue suka tertarik dengan pulsa murah yang biasanya dipasang dengan menggunakan papan segede alaihim buat menarik para kosers kayak gue. Selain karena hemat uang bulanan gue beli pulsa murah itu, sekalian cengin mas-mas konternya kan lumayan. Buat jaga-jaga kalo putus sama pacar. Nggak-nggak. Jangan putus deh.

Gue sampe lupa ngenalin pacar gue ke kalian. Dia ini anak Bogor. Ciampea itu masuk Bogor kan ya? Ya pokoknya rumah dia disitu deh. Dan perlu kalian tau, kalau pacar gue itu miskin pulsa. Serius. Gue nggak ngerti. Padahal kunci utama LDR itu ada pulsa, ya dengan adanya pulsa komunikasi kita berjalan lah.
 
Pacar gue. Anak gunung banget.
Jadi, di suatu hari yang panas banget, sekitar pukul 12 siang si, jadi emang beneran panas. Gue ke kampus buat masuk di matkul seorang bapak dosen. Dengan semangat gue jalan buat ke kampus, maklum maba ya begini, kuliahnya semangat 45. Semoga aja nggak pas maba aja semangatnya. Amin. Gue berkali-kali ngecek hp. Tiap langkah gue cek. Sampe akhirnya mbak-mbak yang persis di belakang gue jalan duluin gue, gue tau pasti mbak-mbak itu kesel gue jalan tersendat-sendat.

Zonk.

“Pacar gue kemana? Kayaknya belum isi pulsa juga.”

Sumpah serapah meluncur begitu aja dari mulut gue. Asli. Udah 3 hari dia nggak ada pulsa. Gue kangen kan! Kalo nunggu dia beli pulsa kelamaan. Mampirlah gue di salah satu konter pulsa. Gue tulis nomer dia. Gue tulis nominal pulsa yang mau gue isi di sebuah buku yang menjadi saksi bisu kalo gue beliin dia pulsa dan gue nggak mau riya. Bayar dan terusin jalan ke kampus.

Ah. Gue nggak mau dia tau kalo gue yang ngisiin. Telpon ah.

“Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar servis area. Cobalah beberapa saat lagi.”

Loh? Kok nggak aktif? Gue panik. Takut pulsa yang tadi gue beliin nggak bisa masuk ke nomer dia. Dan dengan putus asa gue telpon-telponin sampe depan fakultas ga ada tanda-tanda nomernya aktif, gue sms dia. Isinya...

“Kalo pulsanya udah masuk kasih tau aku ya.”

BOOM! Gue bener-bener heran sama dia.Sudahlah. Kalo udah sayang mah walaupun tiap hari makan ati gak pernah beda perasaannya, maklum anak kos, ati mulu yang dimakan. Gue positif thinking aja. Mungkin di Bogor pulsa pada mahal.

Padahal dia bisa aja ke Jakarta. Jakarta kan luas. Pasti ada lah tulisan Pulsa Murah Jakarta atau Pulsa Elektrik Jakarta yang tulisannya bakal segede alaihim buat menarik perhatian pembeli. Naik apa biar nggak keluar duit? Elang indosiar pake aja. Kebetulan masih suasana lebaran jadi belum ada syuting pasti.

Gue selalu maklum dengan kondisi pacar yang seperti itu. Rasanya ya kayak punya gebetan setiap disms balesnya lamaaaa banget atau malah nggak bales. Harap-harap cemas, dia suka sama gue juga apa nggak ya. Yaaah misalnya seperti itu lah yang gue rasain.

Sebenernya bukan kejadian ini saja yang bikin hubungan kita dihiasi dengan berantem-berantem kecil. Masih banyak kejadian pulsa lainnya yang terjadi di hubungan kita.

(Tulisan ini dibuat sebelum kita putus. Dan sekarang hubungan kita pun jadi sebatas teman saja)

*tulisan ini diikutkan sebuah lomba dari Pojok Pulsa http://pojokpulsa.co.id . Salah satu server pulsa elektrik terpecaya di Jakarta yang selalu setia melayani Usaha Pulsa Elektrik dengan profesional.

Minggu, 07 September 2014

LOMBA TETRALOGI CINTA (SESI KEDUA). DL: 14 SEPTEMBER 2014 OLEH : RISTY ARVEL DAN OCHA THALIB

Jumpa lagi dengan event di Meta Kata. Ini adalah event pertama kami setelah dua bulan kami rehat dari event melalui facebook. Ini event lanjutan dari tetralogi cinta sesi pertama yang telah sukses digawangi oleh saya, Risty Arvel dan Bunda Ocha Thalib.
 Event sesi kedua ini mengangkat 2 tema event yaitu : Love triangle  dan Forbidden Love. Tema “Love Triangle” akan dipegang oleh saya dan “Forbidden Love” yang akan dipegang oleh Bunda Ocha Thalib. Masing-masing tema (baik Love Triangle maupun Forbidden Love) akan mengambil 20 ff dan 30 puisi yang akan dibukukan.
Oke tak perlu berpanjang-panjang, ya, simak aja persyaratannya sebagai berikut :
Adapun persyaratan lomba sebagai berikut:
  1. Lomba terbuka untuk umum.
  2. Lomba dibuka dari tanggal 20 Agustus sampai dengan 14 September 2014 (pukul 23:59 WIB).
  3. Membagikan info lomba ke minimal 20 teman facebook, twitter, atau posting di blog pribadi (pilih salah satu).
  4. Like FB FansPage Penerbit Meta Kata(https://www.facebook.com/PenerbitMetaKata), follow twitter @MetaCreativePro(https://twitter.com/MetaCreativePro), dan bergabung dalam grup FB Pena Meta Kata(https://www.facebook.com/groups/152970934881025/).
  5. Info seputar lomba akan di-posting di FB FansPage, twitter, dan grup FB yang dikelola Meta Kata.
  6. Naskah dalam bentuk:
Flash Fiction : panjang naskah maksimal 700 kata, ditambah biodata narasi maksimal 50 kata (lengkapi dengan akun facebook dan alamat email). Naskah dan biodata narasi tidak boleh dipisahkan.

Puisi : panjang naskah 16 baris boleh ditulis dalam 4 bait boleh lebih dan ditambahkan biodata narasi maksimal 50 kata (lengkapi dengan akun facebook dan alamat e-mail) Biodata narasi tidak boleh dipisah dengan naskah.

  1. File naskah menggunakan format Ms. Word 2003/2007, A4, Time New Roman 12pt, spasi 1.5cm, batas margin rata-rata 3 cm (1,18 inci) untuk setiap sisi.
  2. Tulis subjek email dan nama file: Puisi/ff_judul_nama penulis jika dikirim untuk event “Love Triangle” maka kirim ke arvelristy13@gmail.com sedangkan bila dikirim untuk event “Forbidden Love” maka kirim ke pena.metakata@gmail.com
  3. Setiap peserta hanya boleh mengirimkan satu naskah terbaiknya dalam satu tema, boleh ikutan kedua tema, tapi tidak boleh mengirim dalam bentuk puisi sekaligus ff untuk satu tema. Misal : mengirimkan ff untuk tema “Forbidden Love” dan puisi untuk tema “Love Triangle”, atau puisi untuk tema “Forbidden Love” dan ff untuk tema “Love Triangle”, atau puisi kedua tema atau ff kedua tema.
10.  Update peserta bisa dilihat di dokumen grup “pena meta kata” dengan nama “Update Peserta event Love Triangle” untuk event “Love Triangle” dan “Update Peserta Event Forbidden Love” untuk event “Forbidden Love”. Update akan dilakukan oleh masing-masing PJ.
11.  Akan dipilih 2 (dua) naskah pemenang masing-masing event yang akan mendapatkan hadiah berikut:
FF terbaik : Pulsa Rp 25.000 + Voucer Penerbitan Senilai Rp 100.000 + E-sertifikat
Puisi terbaik : Pulsa Rp 15.000 + Voucer Penerbitan Senilai Rp 100.000 + E-sertifikat
#Catatan: Hadiah dalam bentuk VOUCHER PENERBITAN, hanya berlaku selama 6 bulan setelah pengumuman pemenang dan tidak dapat diuangkan juga tidak dapat digabungkan dengan voucher lainnya.
12.  Selain naskah pemenang, juga akan dipilih puluhan naskah nominator yang akan dibukukan bersamaan dengan naskah pemenang dan setiap nominator akan mendapatkan diskon 10% dalam pembelian buku terbit dan kontributor yang membeli akan memperoleh sertifikat cetak dan e-sertifikat yang dikirim ke e-mail.
13.  Hasil lomba akan diumumkan pada tanggal 24 september 2014

Oke, Selamat berkarya….
Salam,
a.n.
Penanggungjawab
Risty Arvel dan Bunda Ocha Thalib

Kamis, 24 April 2014

Ctrl+C dan Ctrl+V? Nggak banget deh!


Cihuy balik lagi ya. Ctrl+C and then Ctrl+V. Apaan si pelajaran rumus TIK(Teknologi Informasi dan Komunikasi) pas SMP dibahas sti? Haha. Nggaaaak. Gue nggak bahas soal rumus-rumus di pelajaran itu kok. Buat elo yang ngaku jago TIK pas SMP pasti tau itu rumus buat apa. Copy dan Paste. Right? Right!!!
Yap, kali ini gue mau bahas soal para blogger yang copas(Copy Paste) tulisan dari blog orang lain. Copas itu menjiplak karya orang lain dan menganggap tulisan itu pendapatnya dia. Ya mending sih kalau copasnya sumber itu dicantum, masih bisa dibilang dia copas tapi sopan. Kalo sumber nggak dicantumin? Nah ini yang lagi gempar di dunia perblog-an. Udah banyak banget yang tulisan mereka di copas dan yang copas malah nggak nyantumin link blog kita. Marah? Jelas aja. Kesel? Pasti.
Menurut gue pribadi, orang yang copas itu punya sebab dan musabab kenapa dia bisa copas tanpa mencantumkan sumbernya. Biasanya mereka mau dipandang, mau dipuji, mau dilihat. Iya dong. Contohnya ada salah satu blogger yang semua isi blognya copas ditambah tanpa nyantumin sumbernya darimana. Doi begitu berharap trafik blognya meningkat, berharap tulisannya itu bisa dilirik sama penerbit.
Right?
Coba lo lirik komentar orang-orang yang baca postingan copas tanpa nyantumin sumber yang bawah kiri. Orang itu nggak tau blogger yang diidolakannya ternyata copas tanpa cantum sumber. Dan orang itu mau copas pakai sumber blog itu. Apa nggak salah? Padahal tulisan itu dari blogger yang memang kreatif bukan blogger copas. Kadang, kita juga perlu hati-hati guys kalau lagi blogwalking. Hati-hati tertarik sama blogger copas. Hiiiiy. Walaupun kalian gak copas. Tapi kalian bakal malu kan kagum sama blogger yang salah. Iya nggak? Eaaaa.
Lo blogger kreatif di Indonesia? Yuk bareng-bareng kita Berantas Blogger Copas dengan ikutan lomba yang disponsori oleh Web Hosting Indonesia yang berhadiah Nama Domain. So? Buruan ikutan!
Selain sebabnya mereka copas tanpa cantumin sumbernya. Gue mau bahas akibat buruk yang bakal mereka dapetin. Mereka bakal DIBULLY. Kalau itu blogger jadi salah satu anggota suatu komunitas. Pastinya bakal di bully di komunitasnya. Pernah sih gue baca ada yang dibully karna copas di komunitasnya. Sebenernya nggak dibully. Cuma dikasih tau. Tapi tetep aja namanya ngebully. Elo mau kayak gitu? Hiiiy. Gue enggak.
Susah buat dipercaya orang. Kata gue sih gitu ya. Soalnya kan sama aja blogger copas tanpa cantum sumber kayak ngebohongin kita. Ngakunya bujangan ternyata cucunya segudang. Ehhh. Bukan bukan. Ngakunya itu tulisan karya dia nggak taunya copas. Ya begitu deh. Kalau copas tanpa sumber nya cuma satu postingan masih bisa hilaf dan kita bisa percaya. Tapi kalau semua postingan di blognya copas tanpa sumber? Pasti bakal males banget kalau tau itu bukan karyanya tapi hasil Ctrl+C and then Ctrl+V tanpa sumber. Emang mau nggak di percaya para blogwalking lagi? Gue sih enggak hiiy.
Dan satu lagi, susah dilirik penerbit. Gacaya? Ya berharap aja korban copas tanpa sumber itu baiknya bak bidadari turun dari kahyangan. Bisa maafin lo dan gak dipublish kalau elo itu copas tanpa sumber. Lah kalau korbannya itu bawa garpu setan? Publish kalau elo itu copas tanpa sumber. Terus jadi heboh dimana-mana tentang lo. Muka mau taro dimana? Gawat lagi kalau penerbit ngelirik itu berita. Bisa-bisa cita-cita lo jadi penulis hangus.
So? Yuk sebagai blogger yang kreatif. Kita cegah ini bareng-bareng. Jangan sampai kita terjebak jadi Blogger Copas tanpa sumber ya guys. See you ~


 Lomba menulis ini diselenggarakan secara personal oleh : Petrus Andre
Semua hadiah disponsori oleh Qwords.com "Situs Web Penjual Hosting Terbaik di Indonesia!"
Lomba Blog by : andre.web.id